AlamatIP (Internet Protocol Address atau disingkat dengan IP) adalah deretan angka biner antara 32 bit sampai 128 bit yang dipakai sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer host dalam jaringan Internet.Panjang dari angka ini adalah 32 bit (untuk IPv4 atau IP versi 4), dan 128 bit (untuk IPv6 atau IP versi 6) yang menunjukkan alamat dari komputer tersebut pada jaringan Internet berbasis
Siapkanperangkat keras jaringan. Untuk membuat LAN, Anda perlu membeli perute atau switch, yang berfungsi sebagai titik akses jaringan. Kedua perangkat tersebut dapat mengarahkan informasi ke komputer yang tepat. Perute dapat memberikan alamat IP ke setiap perangkat yang terhubung ke perangkat secara otomatis.
Tekantombol alt , klik opsi tingkat lanjut , lalu klik pengaturan tingkat lanjut. Cara sharing data menggunakan kabel lan. Cara sharing printer di windows 7 melalui jaringan LAN Saya pun mencoba untuk membuat jaringan peer to peer. Cara membuat jaringan lan windows 7. Cara setting jaringan lan di windows 7. Kali ini saya akan
cash. Jaringan LAN adalah singakatan dari Local Area Network yang artinya jaringan yang hanya terhubung di area lokal atau bisa dicontohkan dengan jaringan di dalam kantor atau ruang lab komputer pada sekolah anda. sedangkan Jaringan Komputer adalah menghubungkan dua komputer atau lebih, sehingga antara satu komputer dengan yang lain dapat saling bertukar resource seperti berbagi file, printer dan device lainnya. untuk membuat jaringan LAN perlu ada beberapa hal yang disiapkan. jika jaringan komputer yang akan kita buat lebih dari 2 komputer maka membutuhkan alat tambahan yang namanya Hub atau switch. perangkat lainnya adalah sebagai berikut 2 unit PCatau lebih Lan Card / Ethernet / kartu jaringan dipasang pada masing2 komputer kebanyakan beberapa komputer seri terbaru sudah terpasang pada mainboard atau di sebut onboard kabel kabel UTP dan konektor RJ45 disesuakan dengan banyaknya komputer dalam jaringan yang akan dipasang Tang Crimping berfugsi untuk memotog kabel utp dan memasang kabel utp pada konektor RJ45 Hub atau Switch jika komputer yang digunakan lebih dari 2 unit. Jika alat diatas sudah dipersiapkan maka hal berikutnya adalah pengkabelan. ada 2 cara pengkabelan dalam jaringan yang menggunakan kabel UTP tergantung dari banyak komputer yang digunakan. 1. Cross Over digunakan pada jaringan yang menggunakan 2 unit komputer 2. straight digunakan pada jaringan yang menggunakan lebih dari 2 unit komputer Cara setting jaringan LAN komputer Hubungkan kabel UTP yang sudah dipasang konektor rj45 dengan pengkablan jenis straight ke lan card di masing-masing komputer, dan ujung lainnya terhubung ke Switch atau Hub. Jika anda menggunakan 2 buah komputer pengkabelan yang digunakan yaitu jenis cross ever dan konektor langung di hubungkan ke masing-masing lan card tanpa menggunakan switch. catatan untuk pengkabelan straight dan cross akan saya bahas pada posting selanjutnya Setelah itu kita setting alamat IP ip address dari masing-masing komputer/laptop. Langkahnya adalah Buka menu Control Panel Windows anda Start — Control Panel, lalu pilih Network and Internet, kemudian pilih network and sharing center. Kemudian pilih change adapter setting, lalu klik kanan di Local Area Connection pilih Properties. Kemudian akan keluar kotak dialog seperti di bawah ini. Kemudian klik Internet Protocol Version 4 TCP/IPv4 dan pilih menu Properties maka akan keluar kotak seperti di bawah ini catatan untuk pengkabelan straight dan cross akan saya bahas pada posting selanjutnya Sebelumnya kita jelaskan perbedaan Internet Protokol Versi 4 TCP/IPv4 dengan Internet Protokol Versi 6 TCV/ipv6 I. Internet Protokol Versi 4 IPv4 IPv4 adalah sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan di dalam protokol jaringan TCP/IP yang menggunakan protokol IP versi 4. IP versi ini memiliki eterbatasan yakni hanya mampu mengalamati sebanyak 4 miliar host komputer di seluruh dunia. Contoh alamat IPv4 adalah Pada IPv4 ada 3 jenis Kelas, tergantung dari besarnya bagian host, yaitu kelas A bagian host sepanjang 24 bit , IP address dapat diberikan pada 16,7 juta host , kelas B bagian host sepanjang 16 bit = 65534 host dan kelas C bagian host sepanjang 8 bit = 254 host . Administrator jaringan mengajukan permohonan jenis kelas berdasarkan skala jaringan yang dikelolanya. Konsep kelas ini memiliki keuntungan yaitu pengelolaan rute informasi tidak memerlukan seluruh 32 bit tersebut, melainkan cukup hanya bagian jaringannya saja, sehingga besar informasi rute yang disimpan di router, menjadi kecil. Setelah address jaringan diperoleh, maka organisasi tersebut dapat secara bebas memberikan address bagian host pada masingmasing hostnya. Perbandingan IPv4 dan IPv6 Pemberian alamat dalam internet mengikuti format IP address RFC 1166. Alamat ini dinyatakan dengan 32 bit bilangan 1 dan 0 yang dibagi atas 4 kelompok setiap kelompok terdiri dari 8 bit atau oktet dan tiap kelompok dipisahkan oleh sebuah tanda titik. Untuk memudahkan pembacaan, penulisan alamat dilakukan dengan angka desimal, misalnya yang jika dinyatakan dalam binary menjadi Dari 32 bit ini berarti banyaknya jumlah maksimum alamat yang dapat dituliskan adalah 2 pangkat 32, atau alamat. Format alamat ini terdiri dari 2 bagian, netid dan hostid. Netid sendiri menyatakan alamat jaringan sedangkan hostid menyatakan alamat lokal host/router. Dari 32 bit ini, tidak boleh semuanya angka 0 atau 1 digunakan untuk jaringan yang tidak dikenal dan digunakan untuk broadcast. Dalam penerapannya, alamat internet ini diklasifikasikan ke dalam kelas A-E.. Alasan klasifikasi ini antara lain Memudahkan sistem pengelolaan dan pengaturan alamat-alamat. Memanfaatkan jumlah alamat yang ada secara optimum tidak ada alamat yang terlewat. Memudahkan pengorganisasian jaringan di seluruh dunia dengan membedakan jaringan tersebut termasuk kategori besar, menengah, atau kecil. Membedakan antara alamat untuk jaringan dan alamat untuk host/router. Pada tabel dibawah dijelaskan mengenai ketersediaan IPv4 berdasarkan data dari APNIC sampai akhir tahun 1999 yang lalu dan total IP yang sudah dialokasikan ke tiap – tiap negara di Asia Pasifik. Internet Protokol Versi 6 IPv6 Transisi IPv4 ke IPv6 merupakan fenomena yang tidak dapat dielakan oleh semua kalangan. Walaupun IPv4 tetap dapat digunakan, IPv6 memiliki versi design berbeda dan memiliki kegunaan lebih dibanding IPv4. Disertai dengan tumbuhnya inovasi-inovasi perangkat berteknologi, maka Negara-negara di dunia dituntut mampu bersaing atau setidaknya secara bertahap mulai untuk mengimplementasikan IPv6. Menurut jurnal Internet Protocol, diperkirakan tak sampai tahun 2011, jatah alamat IP yang masih belum digunakan saat ini akan habis. Maka muncullah suatu metode peangalamatan baru yang dikenal dengan sebutan IPv6. Di Indonesia, salah satu penyedia jasa Internet, Indosat Mega Media Indosat M2, sejak 2004 telah siap menyewakan jaringan IPv6 ini. IPv6 merupakan metode pengalamatan IP yang perlahan-lahan mulai menggantikan IPv4. IPv6 digunakan sebagai pengalamatan karena keterbatasan jumlah IP yang dimiliki oleh IPv4, mengingat semakin bertambahnya perangkat berbasis IP saat ini. IPv6 atau Internet Protocol version 6 adalah protokol Internet terbaru yang merupakan pengembangan lebih lanjut dari rotokol yang dipakai saat ini, IPv4 Internet Protocol version 4. Pengalamatan IPv6 menggunakan 128-bit alamat yang jauh lebih banyak dibandingkan dengan pengalamatan 32-bit milik IPv4. Dengan kapasitas alamat IP yang sangat besar pada IPv6, setiap perangkat yang dapat terhubung ke Internet komputer desktop, laptop, personal digital assistant, atau telepon seluler GPRS/3G bisa memiliki alamat IP yang tetap. Sehingga, cepat atau lambat setiap perangkat elektronik yang ada dapat terhubung degan Internet melalui alamat IP yang unik. Protokol IPv6 ini memiliki beberapa fitur baru yang merupakan perbaikan dari IPv4,diantaranya •Memiliki format header baru Header pada IPv6 memiliki format baru yang didesain untuk menjaga agar overhead header minimum, dengan menghilangkan field-field yang tidak diperlukan serta beberapa field opsional Perbandingan IPv4 dan IPv6 yang ditempatkan setelah header IPv6. Header IPv6 sendiri besarnya adalah dua kali dari besar header dari IPv4. •Range alamat yang sangat besar IPv6 memiliki 128-bit atau 16-byte untuk masing-masing alamat IP source dan destination. ehingga secara logika IPv6 dapat menampung sekitar x 1038 kemungkinan kombinasi alamat. •Pengalamatan secara efisien dan hierarkis serta infrastruktur routing Alamat global dari IPv6 yang digunakan pada porsi IPv6 di Internet, didesain untuk menciptakan infrastruktur routing yang efisien, hierarkis, dan mudah dipahami oleh pengembang. • Konfigurasi pengalamatan secara stateless dan statefull IPv6 mendukung konfigurasi pengalamatan secara statefull, seperti konfigurasi alamat menggunakan server DHCP, atau secara stateless yang tanpa menggunakan server DHCP. Pada konfigurasi kedua, host secara otomatis mengkonfigurasi dirinya sendiri dengan alamat IPv6 ntuk link yang disebut dengan alamat link-lokal dan alamat yang diturunkan dari prefik yang ditransmisikan oleh router local. •Built-in security Dukungan terhadap IPsec memberikan dukungan terhadap keamanan jaringan dan menawarkan interoperabilitas antara implementasi IPv6 yang berbeda. • Dukungan yang lebih baik dalam hal QoS Pada header IPv6 terdapat trafik yang di identifikasi menggunakan field Flow Label, sehingga dukungan QoS dapat tetap diimplementasikan meskipun payload paket terenkripsi melalui IPsec. • Protokol baru untuk interaksi node Pada IPv6 terdapat Protokol Neighbor Discovery yang menggantikan Address Resolution Protokol. • EkstensibilitasIPv6 dapat dengan mudah ditambahkan fitur baru dengan menambahkan header ekstensi setelah header IPv6. Ukuran dari header ekstensi IPv6 ini hanya terbatasi oleh ukuran dari paket IPv6 itu sendiri Pada IP address, masukkan pada [Subnet mask], masukkan dan untuk [Default Gateway] kosongkan saja karena untuk gateway dan DNS hanya digunakan ketika kita akan terhubung ke internet. Setelah selesai klik [OK]. Settingan pada komputer A sudah selesai. Selanjutnya lakukan hal yang sama pada komputer lainnya. Semua prosesnya sama seperti pada komputer yang pertama, yang berbeda hanya pada IP addressnya. IP address pada komputer ke-2 dan lainnya sebagainya adalah atau atau dan seterusnya. karena ip address tidak boleh sama kita akan membuat nama komputer pertama dengan nama kom1 dan Komputer ke-2 dengan nama kom2 seterusnya berbeda agar mudah dikenali, caranya Klik Start >Klik kanan pada icon Computer > change setting. Disini kita dapat merubah nama komputer agar mudah dikenali,misalnya untuk komputer pertaman kita kasih nama kom1 dan komputer ke-2 dengan kom2 dan seterusnya sesuai jumlah computer yang kita jadikan jaringan. Jangan lupa kita klik change Group-nya dengan nama seragam, misalnya JARKOM semua computer disetting dengan nama yang sama pada workgroupnya.Berikutnya adalah kita akan melihat konfigurasi ip address yang telah di buat melalui command promt, caranya klick start pada kotak menu run ketik CMD lalu [enter]. untuk mengecek ip pada komputer ketik perintah berikut ipconfig [enter] hanya melihat ip addresses dan subnet mask ipconfig /all [enter] menampilkan keseluruhan keterangan IP address nb lakukan pada tiap komputerjika IP address sudah sesuai dengan konfigurasi pada tiap komputer berikutnya adalah uji koneksi, masih menggunakan command Promt dengan cara mengetik perintah berikut ini Pingip address komputer lain, misalkan kom1 menguji koneksi ke kom2 ping [Enter]lakukan langkah ini pada komputer lain sehingga kita tau komputer mana yang belum terhubung ke dalam jaringan. jika semua komputer sudah terhubung ke dalam jaringan artinya anda sudah membuat jaringan ini semua komputer sudah dapat bertukar resource yaitu share file dan share device printer dan optical drive. nah untuk konfigurasi cara share pada jaringan lokal area network LAN akan saya bahas pada posting lainnya. semoga bermanfaat dan bisa membantu anda dalam membuat jaringan LAN di tempat kerja atau di rumah.
Panduan Lengkap Cara Membuat Jaringan Peer To Peer di Windows 7, 8, 10 Dengan Wifi Adapter Laptop – Jaringan peer to peer merupakan suatu jaringan dimana setiap komputer yang dihubungkan dengan komputer lain tanpa ada kontrol yang terpusat yang berperan sebagai server murni. Umumnya, jaringan peer to peer ini dijadikan sebagai media sharing file atau lainnya. Sama halnya dengan sharing file menggunakan kabel LAN antar komputer. Namun syarat untuk sharing menggunakan jaringan peer to peer ini kita harus menyediakan laptop atau komputer yang mempunyai wifi adapter. Namun sekarang tidak usah khawatir karena biasanya laptop jaman sekarang sudah disediakan wifi adapter dari produsen laptop itu sendiri. 1. Pertama, buka Control Panel lalu pilih Network and Internet dan Network and Sharing Center. Atau bisa juga melalui klik kanan icon network di pojok bawah, lalu pilih Open Network and Sharing Center. Setelah itu, pilih Set up a new connection or network untuk mulai membuat jaringan baru. 2. Selanjutnya, akan muncul jendela baru lalu pilih Set up a wireless ad hoc computer-to-computer network. 3. Setelah itu, klik Next untuk melanjutkan. 4. Kemudian, kalian akan diminta untuk mengisikan Nama dan password untuk jaringan yang akan dibuat. Jika kalian tidak ingin memproteksinya dengan password, pada bagian Security type pilih No Authentication Open lalu klik Next untuk melanjutkan. 5. Proses akan berjalan dan tidak membutuhkan waktu yang lama. 6. Selesai, jaringan ad hoc siap untuk per to peer. 7. Untuk mengecek hasilnya, kalian dapat klik ikon network yang ada di bagian pojok kanan bawah, maka akan terlihat jaringan baru dengan nama yang kalian buat tadi. Itulah informasi tentang”Panduan Lengkap Cara Membuat Jaringan Peer To Peer di Windows 7, 8, 10 Dengan Wifi Adapter Laptop“, semoge bermanfaat.
Jaringan LAN memiliki banyak kegunaan tersendiri. Salah satunya untuk bermain game. Tidak semua game dapat dimainkan bersama menggunakan jaringan online. Banyak juga Game yang jika ingin bermain bersama teman, harus menggunakan jaringan berbasis LAN. Namun, masih banyak orang yang tidak mengerti dan masih bingung bagaimana cara membuat jaringan LAN tersebut. Bahkan ada yang berfikir jika ingin bermain pada jaringan LAN itu harus memiliki kabel LAN. Padahal tidak, kita juga tetap dapat tersambung jaringan LAN menggunakan Wireless. Nah, maka dari itu pada kesempatan kali ini, Carabumi akan menjabarkan langkah-langkah membuat jaringan LAN di windows 7. Berikut caranya 1. Clik Start - Pilih Control Panel - kemudian klik Network and Internet 2. Setelah terbuka, kemudian pilih Network and Sharing center - dan klik Manage wireless network 3. Klik Add - pilih Create an ad Hoc network - tekan Next 4. Kemudian isi Network Name dan Security key bebas - Klik Next - tunggu sebentar, 5. DONE! Jaringan LAN sukses dibuat. DI bawah ini adalah contoh jaringan LAN buatan saya Mudah kan? dengan begini, kalian bisa bermain game dengan teman menggunakan jaringan LAN sepuasnya. Nah, itulah cara membangun jaringan LAN. Semoga apa yang saya berikan kali ini dapat berguna untuk kalian semua. Sampai berjumpa di postingan berikutnya, terimakasih Jika kalian merasa artikel ini bermanfaat, silahkan bagikan tulisan ini ke teman-temanmu dengan menekan tombol Share di bawah.
cara membuat jaringan lan di windows 7